Sponsor

Menilik jasa jemputan karyawan Perorangan



Sebagai sebuah  negara yang sedang berkembang, Indonesia masih beradap pada era industri. Meski  tidak  dimungkiri sebagian wilayah sudah memasuki era informasi dan disrupsi. Namun ke depannya masih lebih banyak lagi pabrik dan perkantoran yang akan dibangun. Melihat hal demikian, tampaknya usaha jasa jemputan karyawan perorangan akan banyak dibutuhkan.

Sebagai seorang karyawan, pulang-pergi ke tempat kerja  sudah  merupakan rutinitas yang akan dan selalu dikerjakan. Frekuensinya pun sudah pasti tinggi, lima hari atau bahkan enam hari dalam seminggu. Bagi  beberapa orang, transportasi menjadi salah satu komponen biaya hidup yang cukup lumayan untuk dikeluarkan. Disinilah usaha jasa jemputan karyawan perorangan mengambil peran.

Win – Win Solution bagi Pengusaha dan Pengguna

Karena logika perhitungannya sederhana saja. Usaha jasa jemputan karyawan perorangan biasanya menggunakan armada yang dapat mengangkut banyak orang sekaligus. Jika setiap orang tersebut mengeluarkan uang transportasi sendiri-sendiri, tentu lebih mahal daripada membayar bersama-sama untuk sekedar berangkat dan pulang kerja. Peluang inilah yang diambil oleh pemilik usaha tersebut.
Keuntungan bukan hanya bagi pihak pengguna saja, tapi juga untuk si pengusaha. Pengusaha jasa jemputan karyawan perorangan sudah pasti mendapatkan selisih harga yang cukup, baik untuk bensin maupun sopirnya. Apalagi jika di luar jam berangkat dan pulang para karyawan itu si pemiliki  usaha dapat menyewakannya untuk  keperluan lain. Bisa tambah berlipat-lipat keuntungannya.
Berdasarkan pengakuan salah satu pemilik usaha jasa jemputan karyawan perorangan yang pernah saya temui, profit bersihnya bahkan masih lebih setelah digunakan untuk membayar angsuran mobil yang ia ambil  secara kredit. Tentu ada mekanisme perhitungannya sendiri.  Tapi paling tidak,  ini dapat menjadi gambaran bagi mereka yang ingin terjun di usaha ini.
Keunggulan Jasa Jemputan Karyawan Perorangan
Jasa jemputan ini biasanya ada dua, pertama yang difasilitasi oleh pabrik atau perusahaan, kedua yang merupakan inisiatif atau mandiri dari masing-masing karyawan. 

Jasa jemputan karyawan perorangan ini  adalah termasuk yang kedua, yang merupakan inisiatif dari masing-masing pekerja tersebut.
Dibandingkan dengan jasa jemputan yang difasilitasi perusahaan, jasa jemputan karyawan perorangan ini memiliki keunggulan tersendiri. Yang paling nyata dan  jelas adalah, jika  yang pertama biasanya menetapkan pool untuk penjemputan, yang mandiri  biasanya lebih fleksibel. Biasanya yang perorangan dapat menjemput sampai ke gang depan rumah sehingga kita tidak  perlu jauh-jauh dari  rumah.

Keunggulan lainnya terkait waktu. Yang difasilitasi dari perusahaan biasanya sangat strict masalah waktu. Harus pukul segitu. Telat dikit bodo amat. Siapa suruh, itu sih derita lu! Sedangkan jasa jemputan karyawan perorangan biasanya sedikit santai. Bukan berarti bisa berangkat dan pulan terserah kita juga, tapi biasanya mau sedikit bersabar untuk menunggu atau jika sepakat dapat pulang lebih cepat.

Terakhir masalah fasilitas. Yang namanya perusahaan pasti kan berpikir kapitalis, modal sedikit untung besar. Nah, sudah  pasti armada yang disediakan yaa.. seadanya saja. Yang tidak mau silakan ngongkos sendiri, kata mereka biasanya. Sedangkan usaha jasa jemputan karyawan perorangan biasanya lebih mengutamakan pelayanan, karena dari situlah nilai yang bisa mereka jual. Maka  mereka biasanya menyediakan armada yang cukup untuk perjalanan yang lebih nyaman.

Mau Jadi Pengusaha atau  Pengguna?

Usaha jasa jemputan karyawan perorangan ini jelas merupakan potensi yang bagus untuk pengusaha dan solusi yang tepat untuk pekerja. Yang manapun Anda sekarang, saya sarangkan Anda memanfaatkan potensi ini. Tentu pada akhirnya ini terkait masalah uang, dapat menghemat dan menambahkan uang ke rekening Anda.


0 Response to "Menilik jasa jemputan karyawan Perorangan"

Post a Comment

Terimakasih Atas Komentar Anda

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel